Skip to main content

Sembilan Ekor Penyu Ditemukan Mati Dekat PLTU 

Penyu ditemukan mati, dekat pembuangan air bahang pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara. Foto Tova
Penyu ditemukan mati, dekat pembuangan air bahang pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara. Foto Tova

BENGKULU - Sembilan ekor penyu ditemukan mati, dekat pembuangan air bahang pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara, di kelurahan Teluk Sepang kecamatan Kampung Melayu kota Bengkulu provinsi Bengkulu. 

Tidak hanya itu, ikan dan cumi-cumi pun ditemukan mati di daerah tersebut. Sembilan ekor penyu itu mati dalam satu bulan terakhir. Rincian, 2 ekor penyu ditemukan mati pada Minggu 10 November 2019, sekitar pukul 12.31 WIB. Lalu, 3 ekor penyu  ditemukan mati pada Senin 18 November 2019, sekira pukul 16.16 WIB. 

Kemudian, pada Selasa 3 Desember 2019, sekira pukul 18.01 WIB. Penemuan penyu mati itu berjarak sekira 30 meter hingga 100 meter dari area pembuangan limbah air bahang PLTU. Di mana penyu yang mati secara keseluruhan ditemukan warga setempat.  

Kepala Resort Taman Wisata Alam (TWA) Pantai Panjang, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Bengkulu, Nevee dianty mengatakan, empat ekor penyu yang ditemukan mati pada Selasa 3 Desember 2019, sama dengan lokasi penemuan penyu mati sebelumnya. 

Kematian empat ekor penyu tersebut adanya laporan dari warga setempat. Empat penyu yang ditemukan mati itu merupakan spesies‎ penyu sisik (Eretmochelys imbricata)

''Awalnya, kami menemukan dua ekor penyu. Namun, setelah kami adakan penjemputan, ternyata ada empat penyu,'' kata Nevee, Rabu (4/12/2019).

Ditambahkan Kepala Balai KSDA Bengkulu, Donal Hutasoit, empat penyu yang ditemukan mati akan dibedah. Hal tersebut guna mengambil sample dan akan dikirim ke laboratorium. 

''Empat bangkai penyu akan bedah. Sampelnya akan dikirim ke laboratorium untuk mengetahui penyebab kematiannya,'' pungkas Donal.(Tv)
 

Dibaca 7 kali

Facebook comments