Skip to main content

Perang Bintang Pada Pilgub Bengkulu

Pilgub
Perang Bintang Pada Pilgub Bengkulu

Bengkulu - Perang bintang akan terjadi pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu
periode (2020-2024) yang digelar pada 9 Desember 2020 nanti dimana tiga pasangan calon tersebut
yakni Pasangan Petahana Rohidin Mersyah - Rosjonsyah (Bupati Lebong), Mantan Gubernur Bengkulu,
Agusrin M Najamudin - Imron Rosyadi (Mantan Bupati Kabupaten Bengkulu Utara) dan Walikota
Bengkulu, Helmi Hasan - Muslihan DS (mantan Bupati Rejang Lebong dan Bengkulu Utara) akan
bersaing memperebutkan kursi nomor satu di Provinsi Bengkulu.

Untuk pasangan petahana Rohidin Mersyah - Rosjonsyah akan diusung oleh partai Golkar, PDIP, PSI,
PKPI, Demokrat, PPP dan PKS, pasangan Agusrin M Najamudin - Imron Rosyadi diusung oleh partai
PKB, Perindo, PBB dan Gerindra dan Helmi Hasan- Muslihan DS diusung partai Hanura, PAN dan
Nasdem.

Pasangan Helmi Hasan - Muslihan mendaftar ke KPU Provinsi Bengkulu Sabtu pagi 5 September 2020,
dengan pakaian putih putih, dilanjutkan pasangan Rohidin-Rosjonsyah yang mendaftar siang harinya.
Sedangkan Agusrin-Imron mendaftar pada Minggu 6 September 2020.

Berdasarkan kekuatan partai politik pengusung merujuk pada dokumen B1-KWK yang beredar, pasangan
calon Rohidin-Rosjonsyah merupakan bakal pasangan terkuat berbasis partai. pasangan ini didukung
kekuatan 23 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu dari 5 partai politik pengusung dan 2 partai politik
pengusung non kursi, yakni PKPI dan PSI. 

Melihat kekuatan 50 persen lebih dari jumlah kursi di DPRD Provinsi Bengkulu ini para pendukung
boleh optimis, pasangan ini akan melenggang mulus sebagai pemenang berdasarkan basis massa partai 
politik pengusung.

Sedangkan pasangan calon Agusrin-Imron Rosyadi juga tidak bisa diremehkan. Agusrin dan Imron
Rosyadi sudah akrab bagi masyarakat Bengkulu. Nama keduanya populer karena memang memiliki basis
massa politik dari masa lalu. Tinggal lagi bagaimana basis massa politik masa lalu tersebut mampu
dihimpun kembali untuk pilkada 9 Desember 2020 nanti, maka dipastikan keduanya akan memenangi
pilkada ini. 

Untuk Helmi Hasan dan Muslihan DS, juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Helmi Hasan seperti
diketahui, setahun ini sudah menyebarkan jejaring sampai ke desa. Atributnya bertebaran dimana-
mana yang nyaris menyamai petahana. Helmi akrab dengan ide dan gagasan temporal yang mampu
mencuri perhatian massa. Dan ini bisa jadi kekuatan penentu kemenangan.

Lihat peristiwa pilwakot lalu, Helmi dengan santai tanpa nampak sibuk mampu memenanginya.
Untuk diketahui saja, setelah ketiga rencana pasangan bakal calon ini mendaftar ke KPU, mereka
masih akan menghadapi verifikasi faktual berkas persyaratan bakal calon pasangan. (*****) 

Dibaca 3 kali

Facebook comments