Skip to main content

Pengda PBI Gelar Bekam Gratis Bagi Penyandang Disabilitas

Bekam
Pengda PBI Gelar Bekam Gratis Bagi Penyandang Disabilitas

Bengkulu – Pengurus Daerah Perkumpulan Bekam Indonesia (Pengda PBI) bekerjasama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Yayasan Qalisya dan Gen Inklusi menggelar kegiatan Bakti Sosial Bekam Barokah bagi penyandang disabilitas yang ada di Kota Bengkulu.

Ketua Pengda PBI Provinsi Bengkulu, Abu Hatim ketika dikonfirmasikan disela-sela kegiatan, Rabu (29/9) di sekretariat Yayasan Qalisya di Jalan Enggang Kelurahan Cempaka Permai mengatakan kegiatan ini bermula ketika Pengda PBI menggelar terapi Bekam Gratis Jumat Barokah di klinik At Tauhit yang merupakan sekretariat PBI di Jalan Sedap Malam.

“Waktu menggelar Jumat Barokah ada salah seorang peserta yakni ketua Gen Inklusi (organisasi yang menaungi kaum disabilitas), M Taufik yang mengatakan jika dirinya menginginkan kegiatan bekam gratis ini bisa di adakan untuk kaum disabilitas,” katanya.

Menanggapi permintaan saudara Taufik dan kebetulan Pengda PBI memang mempunyai kegiatan bakti sosial berupa bekam gratis yang diadakan setiap 3 bulan sekali maka kegiatan ini bisa terlaksana.

Pada kesempatan itu Abu Hatim mengatakan PBI merupakan mitra resmi dari Kementerian Kesehatan RI dalam terapi pengobatan tradisional.

Kegiatan Bekam gratis ini selain menjalankan sunah rasulullah juga semata-mata menjalankan perintah allah SWT.

Ketika ditanya dia mengatakan kegiatan bakti sosial tiga bulan sekali ini untuk tahun 2021 baru bisa terlaksana dua kali karena situasinya kurang mendukung karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan oleh pemerintah sehingga tidak bisa melakukan kegiatan apalagi dengan pengumpulan masa.

Abu mengatakan PBI berdiri pada tahun 2008 yang saat ini diketuai oleh DR Zainul Akbar namun diperjalanannya bekam belum begitu dikenal luas oleh masyarakat luas.

Terapi Bekam merupakan salah satu pengobatan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW dimana ketika nabi melakukan Isra dan Mikraj nabi menerima dua perintah dari Allah SWT yakni sholat dan bekam dimana sholat merupakan obat untuk rohani dan bekam merupakan obat untuk jasmani.

Sementara itu Ketua Gen Inklusi Muhammad Taufik mengatakan sangat bersyukur dengan adanya kegiatan bekam gratis ini dapat membantu kaum disabilitas untuk berobat dan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut kedepannya.( Red)

Dibaca 34 kali

Facebook comments