Skip to main content

Pemkab Bengkulu Selatan Serahkan BST Tahap Awal Kepada KPM

bantuan
Pemkab Bengkulu Selatan Serahkan BST Tahap Awal Kepada KPM

Bengkulu Selatan - Pemeritah Kabupaten Bengkulu Selatan menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tahap awal secara simbolik di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Kota Manna dan Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Seginim, Rabu (2/9).

Penyaluran dilakukan secara terpisah oleh BUpati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi menyalurkan BST kepada Keluarga Penerima Manfaat di Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Seginim dan Wakil Bupati Rifa'i Tajuddin di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Kota Manna.

Wakil Bupati Bengkulu Selatan dalam kata sambutannya mengingatkan kepada penerima manfaat jika BTS tersebut bukan untuk beli pulsa, rokok dan barang lainnya yang tidak berguna.

"Jangan digunakan untuk beli rokok atau pulsa tapi gunakanlah untuk kepentingan mendesal seperti membeli sembako karena dimasa pandemi ini perekonomian masyarakat menurun," ujarnya.

Oleh karena itu di menghimbau agar KPM bijak dalam menggunakan bantuan tersebut.

Disamping itu di juga berharap masyarakat tetap mematuhi imbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid -19, yakni, memakai masker, menjaga jarak aman dan sering mencuci tangan.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Bengkulu Selatan, Didi Ruslan, BST BST tersebut diberikan untuk keluarga yang terdampak Covid - 19 dan disalurkan terhadap 6 ribu Keluarga Penerima Manfaat.
 
Masing-masing akan menerima BLT senilai Rp 300 ribu perbulan selama enam bulan, terhitung Juli sampai Desember 2020. Penyalurannya melalui rekening untuk menghindari terjadinya pungutan liar (Pungli). 

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Bengkulu Selatan, Didi Ruslan, BST diberikan untuk keluarga yang terdampak Covid – 19. Dia mengatakan penerima BST dari Pemkab BS ini sebanyak 6 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Masing-masing akan menerima BLT senilai Rp 300 ribu perbulan selama enam bulan, terhitung Juli sampai Desember 2020. Penyalurannya melalui rekening untuk menghindari terjadinya pungutan liar (Pungli).

“Penyalurannya langsung ke rekening penerima masing-masing, tahap awal untuk 2 bulan yakni Juli dan Agustus, untuk bulan berikutnya setiap bulan langsung ke rekening secara otomatis,” pungkas Didi. (Red)
 

Dibaca 1 kali

Facebook comments