Skip to main content

Memanas Saat Hearing, DPRD Nilai Bupati BU Tidak Serius

DPRD Bengkulu Utara melaksanakan rapat kerja hearing dengan pihak eksekutif
DPRD Bengkulu Utara melaksanakan rapat kerja hearing dengan pihak eksekutif


Bengkulu Utara – DPRD Bengkulu Utara melaksanakan rapat kerja hearing dengan pihak eksekutif, Senin (13/5) bertempat di ruang Paripurna DPRD BU. Pihak Legislatif di pimpin langsung oleh Waka I DPRD BU Bambang Irawan dan pihak Eksekutif di pimpin langsung oleh Sekab BU Dr. Haryadi SPd, MM, M.Si.

DPRD Bengkulu Utara melaksanakan rapat kerja hearing dengan pihak eksekutif

Saat rapat berlangsung, situasi heraring tersebut menjadi panas. Lantaran pihak Legislaif menilai pihak Eksekutif tidaks serius membahas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) yang di sampakan oleh wakil Bupati Bengkulu Utara tahun 2018 minggu kemarin. Bahkan pantawan wartawan situasi  rapat kerja hering ini sempat di skor selama 10 menit setelah itu baru dilanjutkan kembali. 

DPRD Bengkulu Utara melaksanakan rapat kerja hearing dengan pihak eksekutif

Menurut angota DPRD BU dari fraksi PKPI dalam hal ini Fitra Martin, pemerintah derah tidak serius untuk membahas hearing LKPJ tersebut hal ini di tandai dengan pihak Eksekutif tidak serius dalam mejelaskan hasil rekomendasi rapat tahunan 2018 terhadap LKPJ 2017 yang lalu. 

DSIkeahui, rekomendasi tersebut pihaknya meminta kepada saudara Bupati untuk mengevaluasi kinerja dua pejabat pemkab BU, dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Margono M. Pd dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Prumahan Rakyat (DPUPR) Heru Susano ST. Akan tetapi, rekomendasi yang di sampaikan oleh pihak Legislatif ini tidak di indahkan oleh saudara bupati. 

DPRD Bengkulu Utara melaksanakan rapat kerja hearing dengan pihak eksekutif

"Kami menilai pihak Eksekutif tidak serius untuk membahas LKPJ ini apa lagi penyampaian yang disampaikan pihak Eksekutif ini banyak gambang, di sisi lain saudara bupati juga tidak mengindahkan keinginan pihak kami untuk mengevaluasi beberapa kepala dinas yang kami nilai tidak dapat bekerja dengan profeisonal," tegasnya. (Pul/ADV)

Dibaca 13 kali

Facebook comments