Skip to main content

Dua Pelaku Pembunuhan Eks STQ Berhasil Dibekuk

Salah Satu Terduga Pelaku Saat Diamankan Oleh Polres Bengkulu
Salah Satu Terduga Pelaku Saat Diamankan Oleh Polres Bengkulu

Bengkulu - Tim buru sergap (Buser)  Polres Bengkulu berhasil meringkus dua terduga pelaku pembunuhan dikawasan  STQ jalan Raden Fatah,  kecamatan selebar kota Bengkulu dengan inisial F(18) dan R(19). kejadian ini dialami oleh seorang pelajar bernama Roy Naldi (19) pemuda  perumahan Alpindo air sebakul. 

Kedua pelaku saat diamankan berada di kediamannya di jalan Kompi Kota Bengkulu. 

Menurut keterangan pelaku F mengatakan, awal kejadian tersebut saat kami bermain Hamoks dikawasan STQ kemudian tersangka R beranjak pulang dari kawasan tersebut. 

"Kami bersantai di atas Hamoks kemudian R ngajak balik, kemudian aku ngomong aku ndak keliling dulu ketemula anak- anak sedang ngelem," singkatnya. 

"kemudian anak lem aku tegur, oi dek awak masih kecil ngelem. Kemudian bertemu dengan rekan korban, kemudian rekan korban ngajak belago masih ingat dak yang kau cari ikolah aku, kemudian aku berlari ketempat Hamoks lagi," tambahnya. 

Lanjutnya, pelaku F menjelaskan, teman korban mendatangi tempat pelaku saat sedang beramain hamox.

"Datanglah berapa teman korban ketempat tersebut, kemudian rekan pelaku ngajak pelaku belago dengan mencekik leher aku, sudah aku tepis bagian mulutnyo terjadila belago. Kemudian korban mengeluarkan pisau pelaku R terkena tusuk dibagian pinggul, sudah tu pelaku R mencabut kembali usai tusuk oleh korban kemudian pelaku menusuk korban hingga tewas," terang pelaku F. 

Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo, melalui Kasat Reskrim AKP Indramawan Kusuma Trisna mengatakan, kurang lebih dua jam pelaku berhasil kita amankan.

"Kurang lebih dua jam kedua pelaku kita amankan, kita dapatkan disalah satu rumah, saat ini untuk satu pelaku R dilarikan kedokkes Bayangkara untuk dilakukan pengobatan dikarenakan terkena tusuk dibagian pinggul, untuk pelaku dikenakan pasal 338 dengan ancaman 15 tahun penjara. (Rori Oktriyansyah) 

Dibaca 1 kali

Facebook comments