Skip to main content

Dibalik Penjual Tanah Kopri, Kejari Periksa 6 Pejabat Pemkot Bengkulu

Kejari Bengkuku Saat Melakukan Pemeriksaan Terhadap Saksi
Kejari Bengkuku Saat Melakukan Pemeriksaan Terhadap Saksi

Bengkulu - Tim penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, kembali memeriksa saksi terkait kasus dugaan jual beli lahan aset milik Pemerintah Kota Bengkulu seluas 62 hektar di Kelurahan Bentiring kota Bengkulu. 

Diketahui sebelumnya pihak penyidik sudah memanggil dua orang saksi, Senin (5/8) lalu. Dua orang saksi tersebut  yang diperiksa itu adalah Farizal yang dulunya menjabat sebagai Ketua RT 13 di Kelurahan Bentiring dan Saifudin yang dulunya merupakan juru bayar di pemerintahan.

Sebelummnya, dari keterangan saksi Farizal, diterangkan bahwa jual beli lahan aset Pemkot Bengkulu tersebut terjadi sekitar tahun 2016 lalu.

"Berdasarkan data Badan Pertanahan Nasional (BPN), tanah tersebut dihibahkan pada tahun 1995 ke Pemkot Bengkulu. Kemudian diduga diperjual belikan oleh oknum sekitar tahun 2016. Ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab, dari kwitansi ada nama inisial DA yang juga seorang pengusaha," kata Farizal saat saksi usai menjalani pemeriksaan di Kejari Bengkulu.

Untuk mengumpulkan alat bukti, Kejaksaan Negeri Bengkulu kembali melakukan pemeriksaan terhadap  saksi sebanyak 6 orang, antara lain.

1. Malidin Senda, Lurah Bentiring
2. Asnawi, Camat Muara Bangkahulu
3. Dewi Astuti, Istri Camat Muara Bangkahulu
4. M Dani, Kabag Pemerintahan Kota Bengkulu
5. Tri Oktarianto, mantan staf Pemerintahan Pemkot Bengkulu
6. Taher, Staf Kecamatan di Muara Bangkahulu

"Iya kita hari ini kita tetap memanggil 
berapa saksi terkait pelepasan Pemkot dikawasan Kelurahan Bentiring kota Bengkulu sebanyak  6 orang saksi kita hadirkan," kata Kajari Bengkulu Emilwan, Selasa (6/8).

Emilwan juga menyampaikan, pihaknya masih akan memeriksa sejumlah saksi terkait perkara jual beli lahan Pemkot Bengkulu itu.

"Nanti hasilnya akan kita ekspos, besok kita masih akan melakukan pemeriksaan lagi," demikian Emilwan. (R0R1)

Dibaca 1 kali

Facebook comments