Skip to main content

Cegah Penyebaran Covid-19, Hiburan Di Objek Wisata Tidak Diizinkan

tutup
Hiburan Di Objek Wisata Tidak Diizinkan

Mukomuko – Kegiatan mendatangkan artis, baik artis ibukota maupun lokal, hiburan musik atau pun bentuk hiburan lainnya, di lokasi objek wisata, tak di izinkan. Larangan ini berlaku selama musim lebaran Idul Fitri tahun ini. Dengan begitu, siapapun yang hendak mengurus rekomendasi dari Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Mukomuko, dipastikan akan ditolak atau tak di izinkan. Ini dinyatakan Kabid Pariwisata Disparora Mukomuko, Yulia Reni, S.Si, kemarin.

“Kita tolak, karena petunjuk dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pandemi Covid-19, tidak boleh ada kegiatan yang mengundang kerumunan. Jadi kalau ada yang datang mengurus, dipastikan akan kita tolak,” kata Reni, Selasa (4/5).

Beruntung sampai kemarin, disebut Reni, belum ada satupun pengelola tempat wisata di Kabupaten Mukomuko, yang melayangkan permohonan untuk rekomendasi menggelar kegiatan keramaian.

“Belum ada sampai hari ini. Makanya kita informasinya melalui media, agar diketahui,” kata Reni.

Meski dilarang menggelar keramaian, Reni memastikan sampai kemarin, belum ada petunjuk agar seluruh tempat wisata ditutup. Sehingga untuk saat ini, tempat wisata yang ada, masih diperbolehkan buka. Terpenting, tidak menggelar kegiatan yang mengundang kerumunan.

“Masih boleh buka, karena sampai saat ini, belum ada petunjuk untuk dilarang dibuka. Makanya kita belum ada tindakan melayangkan surat peringatan ke masyarakat,” sampai Reni.

Pihaknya masih menunggu, baik itu petunjuk dari pemerintah pusat, provinsi maupun dari Satgas Penanganan Pandemi Covid-19. Jika nantinya ternyata dilarang buka, akan segera ditindaklanjuti pihaknya, untuk diketahui bukan saja pengelola tempat wisata. Tapi juga harus diketahui oleh masyarakat.

“Pokoknya kita mengikuti kebijakan pemerintah maupun Satgas. Kalau tahun lalu, tempat wisata dilarang buka. Jadi kita masih menunggu dan selalu berusaha mendapatkan informasi terbaru,” jelas Reni.

Mengenai pengawasan penerapan protokol kesehatan, di lokasi-lokasi wisata, Reni belum dapat memastikan. Pihaknya harus rapat terlebih dahulu dengan Pemkab dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mukomuko.

“Untuk pengecekan ketersediaan fasilitas pendukung penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata, masih akan dirapatkan dulu. Untuk sekarang ini belum,” tutup Reni. (Release) 

Dibaca 1 kali

Facebook comments