Skip to main content

Akhirnya, Mantan Kepala Pegawai BPD Curup "Mendam" di Penjara

Terduga Pelaku Saat Diamankan
Terduga Pelaku Saat Diamankan

Bengkulu - Akhirnya mantan Kepala Pegawai Bank Pemerintah Daerah (BPD) Cabang Curup Drs. M. Taufik dijebloskan ke penjara lembaga kemasyarakatan (lapas) Bentiring Kota Bengkulu, Rabu (27/02) siang. 

Diketahui sebelumnya, kasus tindak pidana korupsi ini terkait pengajuan kredit pada BPD cabang Curup tahun 1995 dan 1996 berdasarkan putusan Mahkamah Agung(MA) nomor:1259 K/pid/2003 tgl 19 februari 2004, terdakwa M. Taufik akhirnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong.

Informasinya, total kerugian negara dari kasus ini mencapai sebesar Rp. 1.091.777.789,00 (Satu milyar Sembilan puluh satu juta tujuh ratus tujuh puluh tujuh ribu tujuh ratus delapan puluh Sembilan  rupiah). Dengan begitu, terduga mendapatkan hukuman pidana 1 tahun 6 bulan penjara denda Rp. 3.000.000,00 (tiga juta rupiah) serta uang pengganti sebesar Rp. 341.777.789,00 (Tiga ratus empat puluh satu juta tujuh ratus tujuh puluh tujuh ribu tujuh ratus delapan puluh Sembilan rupiah). 
 
Ketua Kordinator Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Bengkulu Adi Nuradin Sucipto mengatakan, telah melakukan pelacakan terpinda dengan bekerja sama tim Intel Kejagung, Intel kejati Bengkulu dan Kejari Rejang Lebong melakukan penjemputan salah salah satu DPO yang sudah ketetapan hukum (incra). Hampir kurang lebih 14 tahun lebih dalam pengejaran sudah ditemukan M. Anas Taufik selaku Kepala Pegawai Bank Pemerintahan Daerah (BPD) cabang rejang Lebong pada tahun 1995 lalu. 

"Iya, Alhamdullalah kita hari ini kita melakukan penjemputan di Jakarta dari tim Jaksa Kejaksaan Tinggi Bengkulu bersama Jaksa Kejari Rejang Lebong terhadap terdakwa M .Anas Taufik mantan kepala kridit BPD cabang Curup," jelas Adi

Selain itu, masih ada tiga orang lagi dalam pengejaran tim jaksa dan dilakukan eksekusi. Tiga orang ini diantaranya, yaitul Supratman mantan Kepala Cabang, Ismuni Kepala Cabang Pembantu di Lebong dan Indra Safri Staf  Lebong.

"Kita akan selalu kordinasi dengan Intel Kejagung, dilakukan pengejaran  sampai ketemu, ada tiga orang lagi Supratman, informasi berada dibengkulu kedua lagi  Ismuni dan Indra Safri  ada di Provinsi Lampung menurut informasi," paparnya. (Rori Oktriyansyah) 

Dibaca 45 kali

Facebook comments