Skip to main content

6 Pengedar Sabu Diamankan BNNP Bengkulu

Press Release BNNP Bengkulu
Press Release BNNP Bengkulu

Bengkulu - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu mengelar Press Release mengenai pengungkapan peredaran Narkoba  di Provinsi Bengkulu, Selasa(12/03).

Diketahui, BNN Provinsi Bengkulu  berahasil mengungkap tiga kasus peredaran narkoba jenis sabu dan  mengamankan 5 orang pengedar narkotika jenis sabu dengan inisial NA (22) merupakan warga asal Provinsi Aceh, LH(27) warga asal Sumatra Selatan (Sumsel), ST, SS, IC dan DY. Selain mengamankan pengedar, juga diamankan barang bukti banyak 554 gram sabu dan pil ekstasi 86 butir dari lima masing - masing tersangka.

Kepala BNN provinsi Bengkulu    Brigjend Pol. Drs. Agus Riansyah menyampaikan, pengungkapan  berawal saat tersangka berada  dihalaman parkir Bandara Fatmawati Sukarno dan langsung mengamankan  5 tersangka. Dari tersangka pengedar narkotika inisial NA (22) merupakan Provinsi Aceh ditemukan barang bukti berupa Sabu- sabu seberat 500 gram.

"Dari penangakapan dari tim Brantas 
tersangka NA warga asal Provinsi Aceh dan barang bukti seberat  500 gram sabu-sabu yang disembunyikan dalam tas selempang sebelumnya disembunyikan dalam sepatu tersangka," tuturnya. 

Tambahnya, kemudian tersangka NA melakukan perjalan  dari kota Lhoksmawe Provinsi Aceh mengunakan Bis antar provinsi (Akap) menuju kota Medan untuk mengambil barang haram tersebut  dari perantara.  Tersangka NA melanjutkan perjalanan kembali ke bandara Halim Perdana kusuma  menuju ke Bengkulu. 

Dari tempat yang berbeda, anggota kembali menangkap tersangaka LH (27) warga asal Musi Rawas, Provinsi Sumatra Selatan disalah satu loket travel di Kelurhan kampung klawi, kecamatan Sungai Serut dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 47,9 gram.

Selain itu, anggota juga melakukan  control delivery salah satu jasa  pengiriman barang di Kota Bengkulu. 

"Dari control delivery, anggota menangakap tersangaka  inisial ST  dengan barang bukti sebanyak 63  butir ekstasi. Kemudian dari hasil pemeriksaan tersangka ST, barang tersebut milik  tersangaka inisial SS, kemudian anggota melakukan pengeledahan dirumah tersangka SS dan ditemukan 2 paket kecil barang bukti 23 butir ekstasi, selanjutnya  anggota menangkap tersangka inisial DY dan IC," terang Kepala BNN provinsi Bengkulu ini. 

"Barang bukti langsung kita musnahkan, sedangkan untuk lima tersangka masing-masing kita jerat pasal  114 ayat (2) subsider  pasal 112 ayat (2) UUD no 35 tahun 2009 tentang Narkotika," pungkasnya. (Rori Oktriyansyah) 

Dibaca 1 kali

Facebook comments