Skip to main content

14 Pengedar Narkoba Diringkus, Termasuk Tersangka Perempuan

Para Terduga Pelaku Saat Diamanakan
Para Terduga Pelaku Saat Diamanakan

Bengkulu - Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Kepolisian Resort (Polres) Kota Bengkulu kembali  berahasil meringkus 14 orang diduga pengedar narkoba.

Kapolres Kota Bengkulu AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo melalui Kasat Narokoba Iptu Sampson Sosa Hutapea, saat konferensi pers di Mapolres Kota Bengkulu, Senin (2/9) mengungkapkan, selama dua Minggu Polda dan Polres beserta jajarannya melaksanakan operasi antik. 

Sementara untuk Polres Bengkulu berhasil mengamankan 14 orang terduga pelaku narkoba dengan total 11 kasus. Dua kasus narkoba sabu-sabu dengan total barang bukti keseluruhan dengan Polsek 15,27 gram. Untuk barang bukti ganja totalnya 16,49 gram.

"Untuk Polres sendiri menangani empat kasus dan tujuh kasus lainnya berasal dari Polsek dengan total 11 kasus," terang Sampson Sosa Hutapea.

Sampson Sosa Hutapea menjelaskan, 14 terduga pelaku yang ditangkap rata-rata pengedar semua, jaringannya masih dalam Provinsi Bengkulu. Sasaran para pengedar tidak melihat segi usia, yang kenal dengan mereka kalau membeli langsung dilayani.

“Ada hasil tangkapan Polsek Gading Cempaka malah ngarahnya lebih ke bandar, karena barang bukti yang ditemukan lumayan banyak,” ucapnya.

Tambahnya, narkoba tersebut dipasok dari berbagai daerah, ada dari Pekan Baru dan Medan, tetapi barang tersebut sudah lama di Kota Bengkulu. Biasanya ditahan dulu oleh terduga pelaku baru kemudian diperjualbelikan. Untuk terduga pelaku perempuan perannya sebagai pengecer, untuk bandarnya masih dalam pengejaran petugas.

“semua terduga pelaku merupakan pemain baru semua," papar Sampson Sosa Hutapea.

Lanjut Sampson Sosa Hutapea  pihaknya menghimbau kepada masyarakat Kota Bengkulu supaya lebih peka terhadap ancaman dan bahaya narkoba, karena sudah merambah ke anak-anak. Khususnya Provinsi Bengkulu sudah menggunakan perempuan sebagai penjualnya juga sebagai pengedarnya ataupun dipakai untuk anak-anak.

"Kami menghimbau kepada  masyarakat ikut serta membantu tugas kepolisian, kalau memang ada tetangganya, sekitar lingkungan  terindikasi menjual atau memakai narkoba silahkan melaporkan kepada kami, dan juga untuk pengguna yang memang mau berhenti silahkan melapor kepada kami, kemudian kami proses kami bantu untuk rehabilitas tanpa dipungut biaya," pungkas Sampson Sosa Hutapea. (Rori)

Dibaca 1 kali

Facebook comments